Ozon-SILAMPARI

Buletin Online Wang Kite

KODE TEBANGAN

Baru liat buletin kaya gitu, Baru liat juga kan… buletin kaya gini…???

Penomoran COC dari tunggak ke pabrikTampilan buletin kali ini berubah, dulunya dengan format mendatar (landscape) sekarang jadi Tegak (Portrait). Ada masukan dari kawan-kawan format lama dirasa kurang enak dipegang, dipandang dan dibaca, Tim Redaksi pun merasakan hal yang sama. Oleh karena itu format buletin sekarang direvisi menggunakan format tegak (Portrait). Setuju kan ?

COC DARI KEBUN HINGGA PABRIK
Melalui edisi V, sengaja Kami ketengahkan kembali kegiatan lacak balak (COC) kayu dari kebun hingga pabrik. Ada perubahan mendasar dalam hal penomoran setiap tunggak (tunggul) dan potongan kayu.

Mengingat PT.XIP menerapkan standard internasional, COC merupakan kegiatan yang sangat penting dan wajib dilaksanakan. Untuk itu seluruh pihak terkait (suplayer,regu tebang, petani dan karyawan) agar bisa memahami dan melaksanakannya dengan baik.

Kode Tebangan Lama
Sebelumnya, PT.XIP menerapkan penomoran dengan Kode Tebangan: Nama Petani/Kode Wilayah/Nomor Pohon. Berdasarkan pengalaman di lapangan, suplayer menemukan kesulitan untuk menuliskan Kode Tebangan yang dinilai terlalu panjang pada potongan kayu yang berdiameter kecil (di bawah 20 cm). Untuk mempermudah pelaksanaan penomoran tersebut, Kode Tebangan diganti dengan yang baru.

Kode Tebangan Baru
Dengan maksud mengefektifkan pelaksanaan penomoran pada tunggak dan potongan kayu, Kode Tebangan disederhanakan menjadi:

NOMOR URUT PETANI/NOMOR POHON

Nomor Urut Petani diberikan oleh Administratur, saat suplayer mengambil Surat Jalan (Faktur Angkutan) Kayu Rakyat di kantor Divisi Sertifikasi, sebelum kayu ditebang.

Dengan metode ini tidak ada alasan lagi bagi suplayer bahwa mereka belum tahu tata cara penomoran yang baru.

Beberapa suplayer, regu penebang dan petani menanyakan untuk apa tunggak dan potongan kayu harus dinomori? Toh di dalam Log List (Data Tegakan) sudah diketahui dan ditandatangani oleh Kepala Desa setempat?

Benar kayu tersebut memang berasal dari kebun karet rakyat. Tetapi hal ini masih belum cukup. Potongan kayu yang berada dalam mobil truck tidak ada tanda/nomor khusus, tidak bisa dilacak hingga ke tunggak. Bisa saja satu atau beberapa potong kayu tersebut berasal dari hutan lindung atau bahkan berasal dari pencurian kayu (ILLEGAL LOGGING). Benar kan?

Berbeda halnya dengan seluruh potongan kayu tersebut telah dinomori. Setiap potongan kayu bisa dilacak/dicocokkan dengan nomor yang sama yang tertera pada tunggak kayu. Siapa pun yang ingin membuktikan asal usul potongan kayu tersebut berasal dari kebun dan tunggak kayu yang mana, suplayer dan regu tebang bisa menunjukkan dengan tepat.

Demi mencapai keberhasilan pelaksanaan COC, khususnya dalam hal penomoran kayu, Kepala Divisi Sertifikasi mengeluarkan surat tertanggal 14 Februari 2008, nomor: 07/XIP-STFK/II/2008 tentang penomoran kayu dimana dijelaskan bahwa perusahaan wajib menjalankan SISTEM COC guna membuktikan asal usul kayu yang diterima.

Surat ini kemudian ditindaklanjuti oleh Kepala Divisi Wood Supply tertanggal 14 Februari 2008, Nomor: 01/XIP-WS/II/2008 mengenai Instruksi kepada Regu Bongkar dan team Grader untuk tidak menerima kayu pulai dan labu baik yang berasal dari kebun karet rakyat maupun dari kebun pulai budidaya (P2HTR) yang tidak dilengkapi dengan penomoran pada setiap tunggak dan potongan/sortimen kayu dan tidak tertib administrasinya (Surat Jalan, Log List dan Surat Perjanjian Petani)

PERATURAN PENGGUNAAN FAKTUR ANGKUTAN KAYU dan SOP PENOMORAN TUNGGAK DAN BATANG bisa Anda ambil di halaman DOWNLOAD

Februari 21, 2008 - Posted by | XIP | , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: