Ozon-SILAMPARI

Buletin Online Wang Kite

Kasus Tajuk Tanaman Pulai

Dari beberapa kunjungan ke lapangan di desa Tambahasri, petugas XIP menemukan beberapa kasus berkaitan dengan pemeliharaan Pulai yang ditanam di pinggiran kebun karet, dimana pulai tersebut tumbuh subur tetapi belum muncul trubusan atau cabang yang tumbuh ke atas (pulai subur tapi pendek)

Pertumbuhan pulai tidak ke atas (vertikal), melainkan tumbuh ke samping dengan membentuk tajuk yang cukup lebat.

Beberapa kali telah dilakukan upaya pemangkasan tajuk, dengan maksud untuk mempercepat tumbuhnya cabang ke atas sehingga tinggi tanaman akan bertambah.

Kondisi yang ada, pulai ditanam pada kebun yang baru diremajakan. Jarak antar tanaman pulai lebih dari cukup yaitu 5 meter. Tanaman selain pulai adalah karet dan sedikit gulma seperti alang-alang dan beberapa jenis rumput-rumputan.

Berdasarkan pengamatan awal di atas, pulai tumbuh dalam keadaan leluasa, ruang tumbuhnya termasuk lebar. Hal ini memberikan kesempatan bagi pulai mendapatlkan cahaya secara penuh sepanjang hari tanpa bersaing dengan tanaman lainnya, sehingga pulai tidak terpacu untuk tumbuh ke atas berlomba dengan tanaman pokok, yaitu karet.

Sering kita jumpai juga pohon pulai yang tumbuh di antara kebun karet dewasa berumur lebih dari 7 tahun, terlihat beberapa tajuk pohon pulai sedikit lebih tinggi dari tajuk pohon karet di sekitarnya. Bisa dikatakan bahwa pulai termasuk tanaman yang suka mencari celah untuk mendapatkan cahaya matahari lebih banyak (gap opportunity)

Dengan sifat tanaman pulai seperti ini, mulai minggu ini kami akan melakukan suatu percobaan penanaman pulai dengan jarak yang lebih rapat untuk menguji pertumbuhan trubus, sesuai dengan sifatnya di atas.

Pengadaan Bibit Pulai melalui Stek

Kenalilah Pulai (Bagian I)

Kenalilah Pulai (Bagian II)

Kenalilah Pulai (Bagian III)

Tutorial Blur Impact oleh ilmugrafis.com

Portable GIMP for Windows

Portable INKSCAPE for Windows

HACKERGOTCHI by NICU

Juli 5, 2008 - Posted by | Silvikultur Pulai, Spesies | , , , , ,

2 Komentar »

  1. wah, artikel tahun 2008 ya. Belakangan saya tertarik untuk menanam dua hektar pohon Anthocephalus Cadamba di sekitar Cecar. Sayangnya saya kesulitan bibit dan mesti memesan dari luar, sekarang ini masih negosiasi dengan beberapa pembibitan di Mendan dan Bogor. Btw, apa kalau kita menanam tanaman keras apa perlu ijin dari Kehutanan ya?

    Komentar oleh Mizu | September 5, 2009

  2. salam kenal dari blogger semarang, senang bisa berkunjung dan berkomentar di blog ini, tulisan favorite saya minggu ini: Sejuta Rasa Kuliner Semawis

    Komentar oleh KAng Supri | Desember 18, 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: