Ozon-SILAMPARI

Buletin Online Wang Kite

Jadwal Audit

Pertama- tama kami mohon maaf sudah sebulan buletin tidak terbit. Hal ini disebabkan kesibukan tim redaksi mempersiapkan Audit tahunan yang diselenggarakan bulan maret dan Mei 2008.

Seperti yang telah diketahui pada tahun 2007 PT.XIP berhasil memperoleh 2 sertifikat FSC, yaitu sertifikat FM (Forest Management) dan sertifikat COC (Chain of Custody).

Biasanya, pada tahun-tahun sebelumnya audit kedua jenis sertifikat di atas dilaksanakan bersamaan, yaitu kurang lebih 10 hari. Sebagai auditor sertifikasi, SmartWood, setelah memberitahukan kepada publik, auditor langsung melakukan penilaian PT.XIP di pabrik dan beberapa lokasi desa yang dituju.

Karena jadwal audit SmartWood saat ini lagi padat, audit sertifikasi untuk PT.XIP terpaksa dilakukan dua kali yaitu bulan maret dan awal bulan Mei. Oleh karena itu tim redaksi sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya dan mohon bisa dimaklumi.

Seperti yang kami rencanakan sebelumnya, kembali edisi ini akan mengulas sedikit mengenai pelaksanaan pelatihan pembuatan kertas daur ulang dan pembuatan kompos.

Pada minggu yang lalu kami telah menyampaikan surat permohonan sosialisasi kegiatan tersebut kepada Kepala Desa Selangit. Karangpanggung Terawas dan Sadarkarya.

Pelatihan telah dilaksanakan di Desa Sadarkarya yang dihadiri oleh beberapa anggota kelompok tani, sedangkan di desa lainnya belum ada konfirmasi dari Kepala Desa masing-masing, mungkin dikarenakan banyaknya kegiatan yang harus dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan.

Khususnya bagi warga Sadarkarya mereka sudah lama membuat kompos secara mandiri, hanya saja tidak secara intensif.

Warga merasa agak keberatan apabila pembuatan kompos dilakukan secara berkelompok. Hal ini dirasa menyita waktu, mengingat waktu yang dimiliki cukup sempit. Umumnya petani karet, mereka mengurus kebun dari pagi hingga sore hari.

Menyangkut pelatihan pembuatan kertas daur ulang, sementara ini disimpulkan bahwa masyarakat belum begitu berminat untuk mengembangkannya, disamping kendala keterbatasan waktu yang ada.

Berdasarkan sedikit pengalaman ini, kami menyadari masih perlu banyak belajar untuk menciptakan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kami juga perlu meneliti lebih dalam lagi tentang bagaimana caranya kedua program ini bisa menarik bagi masyarakat.

Buletin OS IX

Download Buletin OS I s/d VIII

Proses Perijinan Sosialisasi

Iklan

Maret 26, 2008 Posted by | Sertifikasi, XIP | , , , | Tinggalkan komentar

VISI DAN MISI PT.XIP

Visi :

Mewujudkan PT. XIP sebagai perusahaan manufaktur pensil terbesar dan terpadu yang berasaskan pengelolaan hutan secara lestari dengan cara memelihara sumber bahan baku dan tetap menjaga keseimbangan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi serta manfaat secara terus menerus dan berkelanjutan.

Misi :

  1. Menerapkan 10 Prinsip dan Kriteria FSC
  2. Meningkatkan Kualitas Penebangan sesuai dengan Konsep RIL dan COC
  3. Efisensi Bahan Baku dengan meningkatkan Nilai Tambah Limbah Semperan Kayu yang Diproduksi Kembali menjadi Slat Pensil dan pemanfaatan serbuk kayu sebagai media tanam jamur oleh masyarakat
  4. Mengaktifkan Kembali Serikat Pekerja
  5. Pembentukan Kelompok Tani dan membagikan bibit 120.000 batang per tahun
  6. Swakelola Limbah Rumah Tangga untuk Dijadikan Pupuk Kompos dan Pestisida Organik oleh Kelompok Tani Pulai/Labu Kebun Karet dan warga desa yang berdekatan dengan Kawasan Konservasi dan Kawasan yang Dilindungi

Tujuan Pengelolaan Hutan Lestari

Tujuan PT Xylo Indah Pratama dalam pengelolaan hutan di Kabupaten Musi Rawas adalah

  1. Melestarikan dan mengembangkan hutan rakyat dengan jenis pulai dan labu pada lahan kebun atau pekarangan masyarakat dan jenis pulai budidaya pada lahan masyarakat sesuai persyaratan SFM standar FSC
  2. Memanfaatkan/memanen Kayu Jenis Pulai dan Labu sesuai kapasitas hutan rakyat.
  3. Memproduksi Produk slat pensil dari kayu Jenis Pulai dan Labu yang dapat ditelusuri asal pohonnya
  4. Memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Musi Rawas, diantaranya dengan Memberikan peluang kesempatan kerja dan kesempatan berusaha sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  5. Melakukan pengelolaan hutan rakyat di Kabupaten Musi Rawas yang ramah lingkungan dan tidak merusak kondisi ekologis.
  6. Merehabilitasi lahan di luar lahan kebun atau pekarangan masyarakat (kawasan hutan) yang tidak produktif dengan penanaman tanaman kayu-kayuan antara lain dengan jenis Pulai atau Labu, untuk meningkatkan kualitas lingkungan/ekologis.

PT.XYLO INDAH PRATAMA

DIVISI SERTIFIKASI 

KELOMPOK TANI PULAI KEBUN KARET PT.XIP

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

KONSULTASI PUBLIK

KODE TEBANGAN

Maret 12, 2008 Posted by | XIP | , , , , , , | Tinggalkan komentar